Tampilkan postingan dengan label apu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apu. Tampilkan semua postingan

13 Desember 2013

Konsumsi Listrik AMD APU A10-5800K

Komputer yang ditest:
- Prosesor AMD APU A10-5800K
- VGA onboard HD7660D
- Memory Team Elite DDR3 2x2GB (baca: 2 keping)
- Power Supply AcBel 400w OEM
- Windows 7 Ultimate 64bit

Software yang dipake:
- Prime95
- Furmark

Gambar diatas adalah simulasi power supply dari www.extreme.outervision.com/PSUEngine yang sering saya pakai untuk mensimulasikan berapa power supply yang dibutuhkan untuk suatu spesifikasi komputer rakitan. Selama ini hampir seluruh komputer yang pernah saya rakit tidak terlalu jauh dari 200 watt. Yang sayangnya di pasaran Indonesia juga jarang ditemui PSU (power supply unit) yang berlabel 300 watt ke bawah. Jatuh-jatuhnya pasti ke PSU yang 400 watt.

Dan inilah hasil pengukuran nyata menggunakan wattmeter WANF:
- idle, komputer baru hidup dan belum diapa-apain: 62,4 w
- test Prime95 sendirian: 172,4 w
- test sekali jalan Prime95 + Furmark: 200,3 w

WOW! Ternyata komputer ini sangat boros listrik! Tapi saat ini juga saya sedang menunggu hasil test selama 1 jam. Kita lihat saja hasilnya berapa rupiah yang dibutuhkan komputer ini untuk bekerja berat selama 1 jam penuh.

26 November 2013

AMD Quad-Core APU A10-5800K

Bulan ini, Nopember 2013, saya baru saja menambah 2 unit komputer baru untuk warnet. Berhubung karena kebanyakan pelanggan berkategori gamers, tentu spesifikasi yang diambil adalah komputer yang mumpuni melayani kebutuhan gaming.
Karena memang hobi komputer, tentu bacaan sehari-hari juga blog-blog terkemuka tentang komputer dan hardwarenya. Saat pertama kali membaca tentang prosesor A10 ini, kesan pertama saya, WOW! UNTUK WARNET, GAK PERLU NGABISIN DANA KE KARTU GRAFIK LAGI!

Sementara selama ini, mindset yang saya pegang adalah: TANPA KARTU GRAFIK, JANGAN HARAP NYAMAN MAIN GAME. Sayapun sangat tertantang untuk mencoba menggunakan prosesor yang satu ini. Berhubung yang akan ditambah itu 2 komputer, tak ambil aja 2 spesifikasi berbeda, dengan tujuan yang agak aneh mungkin bagi pebisnis: perbandingan, percobaan, benchmark, dan sebagainya yang sebenarnya perlu diabaikan dalam berbisnis. Tapi yang namanya hobi itu tak terlawan bukan?

Adalah kemampuan grafis bawaan prosesor ini yang "katanya" setara dengan kartu grafik add-on sekelas HD6570. Diberi nama Radeon HD 7660D dengan bawaan prosesor, saat saya beli dengan harga Rp. 1,350,000,-. Adalah kisaran harga yang sama jika kita lebih memilih prosesor yang "sudah cukup" dengan tambahan vga add-on dengan kemampuan yang "cukup" (anggap saja HD6570).

Loh? Kalo harganya sama, dimana letak keunggulannya?

Nah, ini dia yang mungkin tidak diketahui orang-orang. Saya ceritakan sebuah rahasia ya: kipas bawaan yang ada pada kartu grafik kelas low-end gak akan bertahan lama. Yang di warnet saya, sudah pada mati kipas vga nya. Mungkin itu malah di tahun ke-2 (udah setahun lalu).
Dengan prosesor APU ini, resiko kematian kipas kartu grafik sudah di-nolkan menjadi hanya resiko kematian kipas Prosesor karena.. ya.. grafisnya sendiri ada pada prosesor tersebut.

Menarik bukan?