Tampilkan postingan dengan label warnet sepi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label warnet sepi. Tampilkan semua postingan

18 Juni 2014

Usaha Warnet 2014 (Saya) Yang Disitu-situ Aja

Sampai lupa ngepost lagi, semakin bulan semakin berat, kawan. Sudah tak tertahankan lagi.

Penghasilan Warnet Mei 2014

Akhirnya bulan lalu, Mei 2014, segala keyakinan yang saya miliki runtuh. Betapa tidak setelah perhitungan akhir bulan, ternyata Warnet saya "meraup keuntungan" luar biasa: Rp. 89.282,-. Ya, hasil yang belum juga minus =)

Total penghasilan sewa komputer hanya Rp. 2.114.000,-. Ini adalah titik terendah penghasilan sewa komputer selama 3 tahun lebih saya menekuni usaha Warnet. Rasa percaya diri saya juga berada pada titik terendah, miris melihat penghasilan Warnet yang saya rasa dirawat dengan cukup baik.

Saatnya Balik Badan

Melihat pelanggan-pelanggan lama mondar-mandir di depan Warnet langsung menggambarkan: "..ooh.. mereka main di warnet sana.." "..ooh.. mereka baru selesai main di warnet sana..". Dan kali ini rasanya sudah tak tertahankan lagi. Setelah obok-obok arsip promo dan melihat penghasilan di masa-masa jaya dulu, akhirnya saya tetapkan sebuah tarif lama yang akan mulai saya berlakukan bulan depan.

Kenapa Bisa Demikian?

Sudah jelas karena tidak adanya kebersamaan tarif yang jelas antar warnet-warnet yang sudah sangat menjamur ini. Bisa jadi untuk kasus Warnet saya ini, pelanggan lebih memilih harga murah ketimbang ke Warnet yang jelas lebih berkualitas tapi harga lebih mahal Rp. 1000. Entah apa yang terjadi dengan Warnet-warnet lain ini, tapi saya sangat merasakan beratnya beban kebutuhan hidup sehingga sempat memutuskan menaikkan harga ke Rp. 4000/jam. Sering saya berpikir: "Apa mereka gak ngitung ya?" .

Kehabisan Modal

Dana pegangan pun semakin cekak. Canopy teras Warnet sudah rapuh dan bolong-bolong. Tagihan Warnet menunggu. Oh, mirisnya usaha Warnet saat ini semiris usaha Wartel dulu kala, mungkin. Bahkan saya sudah menjual 4 unit komputer bulan lalu untuk mengembangkan Hotspot yang untungnya sudah berjalan dan sudah mulai ada pembeli voucher.

Kenaikan Listrik Lagi

Tak lupa bulan depan tarif listrik akan mengalami kenaikan lagi seperti yang sudah muncul di berita-berita. Saatnya mencuri listrik? Bisa jadi..

Maaf, Ini Postingan Galau

Terima kasih teman-teman yang udah meyakinkan saya saat menaikkan tarif jadi Rp. 4000/jam. Ternyata saya harus balik badan, teman. Juga terima kasih teman-teman yang menertawakan saya karena mencoba melawan arus pasar. Ternyata saya akhirnya memang harus balik badan (mudah-mudahan ada teman-teman lain yang lebih berhasil). Tapi memang inilah inti dari blog Log Warnet ini. Agar saya dan teman-teman bisa saling bertukar pikiran. Mencari jawaban akan pertanyaan paling besar kita para pengusaha Warnet saat ini: Masih menguntungkankah bisnis warnet? Saya sedikit geli karena akhirnya saya harus kembali lagi ke tarif lama 2010 di Rp. 3000/jam. Bahkan tarif "jadul" warnet tak segitu murahnya (baca: awal kemunculan warnet itu ada di range Rp. 5000-6000 di kota saya. Mungkin sekitar tahun 1998 jamannya MIRC).

Sekian dulu laporan langsung dari TKP. Salam 20 jari untuk kita semua (bukan kampanye ya)

22 Maret 2014

Kok Sunyi Bang?

Pertanyaan seorang pelanggan lama yang kebetulan memang udah lama juga tidak kelihatan. "Kok sunyi, bang?".

Sejenak saya tertegun mendengar pertanyaan beliau yang seingat saya seorang PNS. Saya pun menjawab seadanya: ".. yah.. tarif naik jadi empat ribu, kabur semua.. "

Ternyata balasan dari beliau cukup menarik: " ..sama aja padahal ya, bang .."

Demikian sekilas info hari ini. Dari sebuah warnet yang tadinya antrian bisa 5-6 orang menjadi warnet yang lebih sering berisi 2 orang saja (user 1 dan OP 1).

19 Maret 2014

Akhir-akhir Yang Kacau

Mau curhat dikit boleh ya.. Menyangkut Warnet akhir-akhir ini. Nampaknya benar bulan depan Warnet saya akan gulung tikar. Penghasilan bulan ini sangat-sangat parah. Ditambah lagi anak sekolah yang lagi Ujian Tengah Semester. Sebagai contoh penghasilan semalam, Selasa - 18 Maret 2014, dari sewa komputer hanya mendapat Rp. 38.000,-. Segera berakhir?

Mudah-mudahan ada secercah harapan untuk bulan depan. Kalau tidak saya akan segera mengakhiri kegiatan saya di dunia Per-Warnet-an ini.

10 Februari 2014

Progress Day 8: Mulai Stabil

Hari ke-8 sejak pemberlakuan tarif baru Rp. 4000/jam. Sudah satu minggu dan saya harus mencatat hal ini:
jumlah pelanggan yang datang mulai stabil. Stabil belum tentu baik bukan? Soalnya stabilnya ada di angka 30-an login per hari yang tadinya bisa rata-rata 75 login per hari.

Untuk sementara saya mencatat rata-rata sewa komputer per hari hanya Rp. 169.000,- per hari. Entah menurut teman-teman sekalian itu baik atau tidak, tapi menurut saya itu termasuk cukup baik mengingat login per hari yang sangat sedikit. Tak jarang bini saya terlihat lesu menjaga warnet yang kadang hanya berisi 1-2 orang.

Well, hasil akhir kita tunggu dulu selama 1 bulan ke depan. Tanggal 1 Maret 2014 ini saya harus buat sebuah keputusan besar menyangkut kelangsungan hidup warnet ini.

5 Februari 2014

Day 4 Pemberlakuan Tarif Baru

Sadis.. 2 jam sejak buka hari ini samasekali belum ada user yang datang. Yang ada saya melihat user-user lama seliweran di depan warnet. Beberapa kali saya segera menuju meja Operator untuk bersiap menerima pelanggan, tapi ternyata mereka berjalan terus, gak belok ke warnet. Oh.. inikah rasanya tarif Rp. 4000/jam? Apakah warnet ini akan terus berjalan? Kita tunggu saja 1 bulan ke depan..

Baru setelah bel sekolah depan berbunyi, anak-anak SMP datang untuk bermain. Itupun hanya berhasil mengisi 10PC dari 14 (mulai sekarang akan saya sebut 10/14). Yang rata-rata hanya bermain 2000 (setengah jam). Apapun yang terjadi, saya akan coba untuk tetap bersabar. Mencoba mengisi kekosongan ini dengan perbaikan-perbaikan =)

SEMANGAT!!!