Tampilkan postingan dengan label persaingan warnet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label persaingan warnet. Tampilkan semua postingan

2 Mei 2014

Tiga Bulan Berjuang di Tarif Warnet 4000 per Jam

Baiklah, sesuai saya janjikan. Ini dia penghasilan Warnet saya selama 3 bulan terakhir. Tarif 4000 per jam, apa yang terjadi?

  • Pebruari 2014: Sewa Komputer Rp. 3.503.000,-
  • Maret 2014: Sewa Komputer Rp. 3.224.000,-
  • April 2014: Sewa Komputer Rp. 1.511.845,-
Cukup menarik melihat penghasilan sewa komputer di bulan Maret 2014. Masih ada di kepala 3. Yang miris adalah bulan lalu yang cuma menghasilkan Rp. 1,5 juta dari sewa komputer saja. Sedangkan profit sebenarnya yang dihasilkan adalah:
  • Pebruari 2014: Profit Rp. 2.358.000,-
  • Maret 2014: Profit Rp. 2.945.000,-
  • April 2014: Profit Rp. 1.511.845,-
Profit itu sudah termasuk pemasukan & pengeluaran lainnya selain sewa komputer. Pemasukan antara lain:
  1. Layanan scan & print
  2. Jualan pulsa
  3. Jualan voucher (cash game)
  4. Dan beberapa layanan sampingan seperti install OS, jasa download, edit photoshop
Cukup tragis bukan? Mungkin bisa jadi pertimbangan bagi teman-teman seperjuangan yang sedang bingung dengan usaha Warnet-nya. Satu hal yang saya pelajari adalah bahwa kita sulit melawan arus pasar. Terutama jika saingan terlalu dekat. Daerah saya buka masih tergolong "perkampungan", tidak berada di jalan utama. Tiba-tiba saya merasa bahwa segala usaha yang saya buat untuk menyenangkan pelanggan itu seperti tidak ada "harganya". Lebih mahal Rp. 1500 dari Warnet tetangga membuat Warnet saya ditinggal begitu saja meski ada fasilitas lebih. AC yang dingin, WC yang sangat bersih, air minum gratis, file server yang berisi film kualitas HD terbaru plus mp3, proxy server untuk lebih mempercepat proses patching. Itu semua akan sia-sia jika ada saingan yang lebih murah walaupun sudah jelas "lag".

Tapi saya tidak akan ikut "arus" lagi =) jadi tarif Warnet saya tetap akan ada di harga Rp. 4000 per jam sementara saya mempersiapkan layanan baru. Untuk saat ini saya sedang trial and error RT-RW net kecil-kecilan. Sementara masih pakai Access Point Linksys sisa yang sudah tak terpakai lagi. Mungkin bisa menarik pengguna laptop / smartphone di sekitar Warnet saya. Keep Smile =)

5 Maret 2014

Turut Berdukacita Atas Tutupnya Satu Warnet..

Dapat kabar dari teman sesama pebisnis Warnet, ternyata Warnetnya yang berjumlah 10 komputer sudah tutup sejak 2014. Ngobrol punya ngobrol, ternyata alasan dibalik tutupnya Warnet beliau yang notabene sudah lebih lama beroperasi dibandingkan Warnet saya ini tak lain tak bukan hampir sama dengan alasan saya membuat blog ini. Persaingan Warnet yang sudah sangat tidak sehat.

Bahkan kalau mau jujur, beliau memiliki lokasi yang sangat strategis. Tepat di pusat kota dan banyak sekali sekolah yang berdekatan. Sekitar setahun yang lalu sayangnya beliau harus bermain di tarif Rp. 2000/jam karena memang persaingan Warnet di pusat kota justru lebih kejam daripada pembunuhan. Well, saya sudah bilang juga ke dia kalau mungkin tak lama lagi Warnet saya akan menyusul. Biaya operasional Warnet sudah sangat tidak masuk akal dibandingkan dengan pemasukan dan mental pelanggan 5000 - 2 jam.

Saya sendiri masih bingung akan melangkah kemana kalau saja Warnet ini harus saya tutup. Untuk sementara saya lagi asik mining Litecoin untuk membuktikan bahwa kegiatan mining ini layak diperhitungkan atau tidak. Cukup 3 bulan, kita akan lihat hasilnya =)