10 Februari 2014
Haruskah Jualan Snack dan Minuman Ini Diteruskan?
31 Januari 2014
Menetapkan Harga Jual Minuman Terbaru
Rp. 5.000-Ada yang bisa kasih perbandingan? Kalau di warnet-warnet agan-agan sekalian pasang harga berapa ya?
14 Desember 2013
Harga Jual Sosro dan Tebs
Baru mesan minuman ringan sama langganan. Dapat kabar kalo harga Sosro dan Tebs per kratnya udah naik Rp.7500 per krat. Tapi untuk kali ini masih dikasih harga lama:
- Sosro Rp. 38.000 per krat
- Tebs Rp. 42.500 per krat
Saya sudah putuskan untuk stop penjualan Cocacola - Fanta - Sprite karena harga jualnya terlalu mahal. Di Rp . 4.000 jarang ada yang beli mengingat lokasi ini masi terbilang menengah ke bawah. Pun demikian untuk Sosro ini saya sudah harus menaikkan harga jual paling sedikit Rp. 500.
Setelah punya Wanf wattmeter ternyata sangat memudahkan hitungan modal minuman ini. Yang cukup berat adalah biaya listrik untuk kulkas yang jika saya bagikan dengan rata-rata penjualan minuman yang hanya sekitar 83 botol per bulannya ternyata untuk mendinginkan minuman per botol menghabiskan biaya Rp 621.
Akhirnya setelah melewati kalkulasi yang cukup lama, saya pasang pengumuman harga baru di kulkas showcase:
- Rp 3.500,- untuk keduanya. Saya akan perhatikan perkembangannya dulu selama 3 bulan ke depan. Kalau ternyata harga Rp. 3.500 inipun masih terlalu berat untuk warga sekita ini, dengan sangat menyesal saya akan ambil keputusan untuk tidak lagi menjual minuman ringan. Berat di modal, untung pas-pasan. (Cuma pas bayar biaya listrik kulkas)
6 Desember 2013
Kesulitan Menjual Minuman Ringan
Habis kalkulasi nih.. Tiba-tiba teringat biaya listrik yang semakin tinggi vs .... Kulkas showcase.
Lokasi warnet saya bukanlah daerah mentereng, bisa dibilang perkampungan. Dari dulu pun saya selalu berpikir bahwa jualan minuman itu lebih ke layanan aja. Kayak ga ada untungnya.
Setelah saya lakukan hitungan dengan cermat barusan, dibanding dengan kalkulasi biaya listrik kulkas dalam sebulan, tahukah anda berapa keuntungan penjualan minuman yang warnet saya dapatkan? Rp. 10.000.
Adapun Cocacola, fanta, sprite mencantumkan harga di tutup botolnya sendiri: Rp. 3.000,-. Dulu pernah tak bikin harga Rp. 4.000,- samasekali ga ada pembelinya. Menurut hemat saya, hasil yang "hanya" 10 ribu ini sangatlah terlalu mengingat modal pembeliannya yang cukup besar. Walaupun hitungan di atas kertas masih menghasilkan angka positif, dibanding dengan tenaga dan pengawasan, saya sedang pertimbangkan untuk menghentikan saja penjualan minuman ini. Semakin bulat saja perkiraan saya: ini lebih mirip fasilitas ketimbang mencari keuntungan.
Cocacola oh cocacola.. mengapa engkau tuliskan harga Rp. 3.000 di tutup botolmu? Atau ada rekan pembaca yang punya ide?