29 Maret 2014

Check Point: 1 Bulan Menambang Litecoin Dengan HD 6850

Setelah sempat bermasalah dengan penarikan LTC di Mining Pool LTCRabbit hari ini, akhirnya masuk juga ke Litecoin Wallet saya penarikan sebesar LTC 0.2 sekian-sekian. Sempat ketar-ketir karena payout tak kunjung masuk selama 2 jam lebih. Tapi akhirnya, yang paling ingin saya lihat: angka 1 LTC akhirnya tercapai.
Litecoin Wallet
Seperti terlihat pada gambar diatas, saya melakukan penarikan sebanyak 4 kali selama satu bulan ini. 3 diantaranya saya lakukan di hari Sabtu. Biasa nubi, takut terjadi apa-apa, takut scam, takut gak bisa payout. Tapi demikianlah akhirnya Wallet saya berisi LTC 1.2289 atau yang bernilai Rp. 193.890,2112 saat saya skrinsut. Satu hal yang agak miris, saat pertama kali saya mulai menambang litecoin ini, nilai per LTC itu sebesar $ 13.5. Setelah sempat menyentuh $ 21 untuk bulan ini juga, akhirnya hari ini kembali terjun ke angka $ 13.7. *ngakakbergulingguling*

Demikianlah catatan perjalanan menambang litecoin selama satu bulan. Semoga bisa memberi pencerahan bagi yang ingin mencoba menambang. Jangan terlena dengan angka yang dihasilkan saja, ingat juga angka yang akan dikeluarkan seperti biaya listrik pada post saya sebelumnya Mencoba Mining Litecoin. Selain listrik juga setup awal yang cukup melelahkan =)

26 Maret 2014

XFX HD6570 Untuk Menambang Litecoin


Box XFX HD 6570 1GB DDR3

Ngecek status blogger ada keyword "HD6570 untuk menambang litecoin". Hm.. kenapa tidak saya tuliskan sebuah artikel mengenai ini? Kebetulan saya punya XFX HD6570 di Warnet saya yang disandingkan dengan prosesor Intel.

HD6570 sesuai referensi AMD tidak membutuhkan kabel power, jadi kebutuhan listriknya disuplai langsung dari slot PCI express. Berdasarkan ini saya asumsikan bahwa kecepatan menambang Litecoin HD6570 tidak akan jauh berbeda dengan seri HD5570 yang juga sudah saya coba dengan hasil rata-rata 70 kH/s.
Tampak belakang box XFX HD 6570

Spesifikasi Lengkap Rig Komputer Percobaan

Salah satu unit komputer client di Warnet saya ini merupakan unit penambahan baru bulan Desember 2013 kemaren. Dengan spesifikasi lengkap sebagai berikut:
  • Prosesor Intel Pentium G2020
  • Motherboard Asrock B75M-DGS R2.0
  • Hard Drive WD Caviar Blue 500GB
  • PSU AcBel 400W
  • RAM Team Elite DDR3 PC12800 Dual Kit 2x2GB
  • XFX Radeon HD 6570 1GB DDR3 128bit - HD-657x-ZLF2
  • Casing Aerocool V3X Advance (seluruh fan terpasang 4 unit)
XFX Radeon HD 6570 sendiri berharga Rp. 570.000 saat ini di Enterkomputer.com.
XFX HD-657X-ZLF2

Hasil Percobaan Menambang Litecoin HD 6570

Itensitas: 14

Intensitas: 15

Intensitas: 16

Intensitas: 17

Intensitas: 18

Kecepatan Menambang HD 6570

Dari hasil percobaan terlihat hasil berada di rentang 74 kH/s - 77.7 kH/s. Biasanya saya sendiri tidak akan terlalu "memaksakan" intensitas hingga ke angka 18. Kartu grafik utama saya HD 6850 ada di Intensitas 14 dan berstatus overclock menghasilkan 240 kH/s. Saya merasa menambah Intensitas hanya akan membuat suhu terlalu panas untuk penambahan kH/s yang sangat kecil.

Pantaskah HD 6570 untuk kegiatan tambang-menambang Litecoin?

Dengan kecepatan hanya 74 kH/s, kalkulasi di bitcoinwisdom dengan tingkat difficulty saat ini 5835 maka akan menghasilkan 0.3827 LTC/bulan. Atau setara nilai 6.248 USD/bulan. Tapi jika dikurangkan dengan biaya listrik, sebaiknya urungkan niat anda jika hanya mengandalkan satu kartu grafik HD 6570 saja. Kecuali.... anda nyuri listrik, atau ada tempat yang listriknya gratis? Ikutan dong nambang disitu =)

25 Maret 2014

Menghitung Kebutuhan Power Supply (PSU) Komputer Secara Tepat

Corsair CX430
Power Supply Unit atau yang disingkat (dan akan saya sebut sebagai PSU saja pada blog ini) merupakan salah satu komponen pendukung utama pada sebuah komputer. Seluruh komponen lain dalam komputer akan mendapatkan suplai arus dari unit PSU mulai dari prosesor, memori, motherboard, kartu grafik, dan lainnya. Tak jarang kesalahan dalam memilih PSU mengakibatkan komputer tidak dapat bekerja dengan baik. Sering restart, blue screen, dan kasus paling parah (juga dulu sering saya alami) adalah rusaknya motherboard akibat suplai dari PSU kelas abal-abal.

PSU Calculator

Tampilan eXtreme Power Supply Calculator

Sebagai alat bantu saya selalu menggunakan kalkulator PSU dari eXtreme Power Supply Calculator karena memiliki database yang cukup lengkap (setahu saya memang yang paling lengkap). Di situs itu kita tinggal input data yang kita perlukan. Sebagai panduan umum ikuti urutan sesuai tampilan pada situsnya. Untuk kebutuhan komputer kita secara umum, baik untuk Warnet, keperluan kantor, rumahan, cukup isi bagian berikut:
  1. CPU Brand: pilih antara AMD / Intel yang akan digunakan
  2. CPU Socket: pilih socket yang digunakan prosesor anda (satu jalan dengan motherboard, tidak mungkin berbeda)
  3. CPU: pilih jenis CPU yang digunakan
  4. CPU Utilization: tetap biarkan default 90% karena kita akan menganggap CPU bekerja sangat berat hingga utilitas sampai 90% untuk menghindari kekurangan arus dari PSU
  5. RAM: pilih berapa keping dan jenis DDR yang digunakan
  6. Video Cards: pilih chip dan seri kartu grafik yang digunakan. Misalnya: AMD / AMD Radeon HD 5570
  7. Hard Drives: umumnya gunakan saja Regular SATA. Apakah 1 HDD atau lebih.
  8. Drives: pilih drive lainnya yang akan dihubungkan pada komputer. Apakah akan ada DVD-RW, Blu Ray dan sejenisnya
  9. Fans: input jenis fan apa saja yang akan digunakan. Pada umumnya casing mainstream akan terdiri dari 1 fan depan, 1 fan belakang, dan 1 fan opsional dari samping
  10. System Load: biarkan pada default 90% sama seperti CPU untuk menghindarkan kekurangan arus dari PSU. Seluruh komputer dianggap bekerja hingga utilitas 90%
  11. Capacitor Aging: Isikan 10% jika komputer direncanakan akan digunakan selama lebih dari 1 tahun. Karena ketika digunakan secara berat selama waktu tertentu sebuah PSU akan kehilangan beberapa kapasitas watt-nya
  12. Klik CALCULATE dan selesai!
Pada hasil kalkulasi terdapat dua item:
  1. Minimum PSU Wattage (pada perhitungan saya kali ini 206 W)
  2. Recommended PSU Wattage (pada perhitungan saya kali ini 256 W)
Sesuai namanya, minimum kapasitas PSU yang harus anda gunakan adalah yang tertera pada hasil Minimum PSU Wattage. Jangan coba-coba untuk membeli PSU dengan kapasitas dibawahnya karena disangsikan akan terjadi kekurangan daya. Inilah yang sering menyebabkan sebuah komputer susah hidup. Hidup tapi layar tetap hitam, dan sejenisnya. Sedangkan Recommended PSU Wattage adalah kapasitas PSU yang disarankan oleh kalkulasi yang kita lakukan. Kalau anda punya dana lebih, kenapa tidak? Tapi kalau saya cukup menggunakan panduan Minimum PSU Wattage karena tujuan akhir saya adalah untuk Warnet (bisnis). 

Yang Harus Juga Diingat

Satu hal yang tak kalah penting adalah kemungkinan upgrade yang akan anda lakukan di masa depan. Misalkan dulunya anda gunakan kartu grafik HD5570 yang notabene tak memerlukan kabel power dari PSU, dan setelah kalkulasi anda telah membeli PSU yang cukup sebesar 300 Watt. Ternyata dua tahun kemudian anda membeli begitu saja kartu grafik seri R9 280x yang recommended pabriknya saja sebesar 70 Watt. Artinya anda harus membeli lagi PSU baru. 

Selain itu selalu ambil dari merek yang sudah jelas. Bukannya kita mau makan merek, tapi di dunia PSU selama 10 tahun terakhir sudah menjadi rahasia umum merek-merek tertentu yang disarankan karena kualitasnya yang memang sudah teruji. Sertifikasi 80+ seperti Corsair, Antec, FSP, dan sejenisnya. Sebagai panduan umum: JANGAN PERNAH GUNAKAN PSU BAWAAN CASING MURAH. Casing murah yang saya maksud disini adalah yang seharga Rp. 500.000 ke-bawah. Biasanya kapasitas yang tertulis tidak sesuai dengan daya keluaran yang sebenarnya. Misalkan (saya sensor ya) Powerlogi*, Simbadd*, dan casing-casing sejenisnya. Ingat, PSU adalah nyawa bagi komputer kita.

Windows 7 Untuk Warnet. Siapa Gak Takut?

Windows 7 System Untuk Warnet

Saya masih sering dengar ketakutan pemilik Warnet akan sistem operasi Windows 7 untuk digunakan di komputer client yang disewakan. Alasannya macam-macam. Takut game online tak berjalan, takut crash dengan penggunaan billing, takut user tak mengerti antarmuka Windows 7, takut lambat, dan takut-takut lainnya.

Yang benar saja, ini sudah tahun 2014, teman-teman. Yang saya sangsikan adalah kebanyakan komputer yang "penakut" ini cuma punya RAM 1GB. Atau jangan-jangan masih 512MB?
Windows 7 mensyaratkan RAM minimal sebesar 1GB dan yang disarankan sebesar 2GB. Kalau komputer anda masih ber-memori 1GB kebawah, ya apa boleh buat. Tak ada jalan lain bagi anda =) Bahkan Linux Ubuntu akan terasa berat di RAM 1GB.

Sudah satu tahun lamanya Warnet saya bermigrasi dari Windows XP ke Windows 7. Dulunya ini disebabkan banyaknya game offline yang tak lagi mendukung Windows XP. Dan baru saja saya menemukan dua game offline yang juga tidak bisa di-install pada Windows XP: FIFA 14 dan F1 2013. Mungkin kalau Warnet anda tak menyediakan game offline terbaru ini tidak akan jadi masalah dan aman untuk dilupakan.
Selama ini yang saya rasakan lancar-lancar saja. Satu-satunya masalah kompatibilitas yang saya temukan adalah saat mencoba instalasi GACAPE Server yang lebih memilih Windows XP, sementara Windows jadul ini akan segera habis masa supportnya. Perusahaan jadul?

Sebagai rekap bagi saya menggunakan Windows 7 itu kelebihannya antara lain:
  1. Aman dari keterbatasan support game-game terbaru
  2. Tidak berat jika RAM 2GB. Tapi tetap disarankan menonaktifkan fitur AERO karena sering bermasalah saat melakukan remote
  3. Masih disupport secara resmi oleh Microsoft. Update security masih akan terus diberikan

Sedangkan kekurangannya antara lain:
  1. Tidak support software GACAPE yang sudah men"cape"kan saya sebelumnya
  2. RAM 1GB sebaiknya tidak usah digunakan untuk keperluan Warnet. User akan mengeluh

Catatan lain yang mungkin bisa bermanfaat untuk anda semua:
  1. Cafesuite tidak ada masalah dengan Windows 7
  2. Matikan fitur auto-update Windows
  3. Matikan fitur AERO jika penggunaan untuk Warnet. Memang tampilan serasa classic tapi ini untuk kecepatan ekstra bagi pelanggan
  4. Gunakan software asli (saran aja, saya sendiri cuma di Billing sebiji bawaan Windows 7 asli)

22 Maret 2014

Kok Sunyi Bang?

Pertanyaan seorang pelanggan lama yang kebetulan memang udah lama juga tidak kelihatan. "Kok sunyi, bang?".

Sejenak saya tertegun mendengar pertanyaan beliau yang seingat saya seorang PNS. Saya pun menjawab seadanya: ".. yah.. tarif naik jadi empat ribu, kabur semua.. "

Ternyata balasan dari beliau cukup menarik: " ..sama aja padahal ya, bang .."

Demikian sekilas info hari ini. Dari sebuah warnet yang tadinya antrian bisa 5-6 orang menjadi warnet yang lebih sering berisi 2 orang saja (user 1 dan OP 1).

Check-Point: 3 Minggu Litecoin Mining

Tepat tiga minggu sejak pertama kali nyoba Litecoin Mining. Berapa hasil yang saya dapatkan? Silahkan disimak skrinsut Litecoin Wallet saya berikut ini.
Litecoin Wallet: LTC 0.9509
LTC 0.9509 bernilai ~ Rp. 176.509 saat saya lakukan skrinsut. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, sebagai pehobi komputer saya sangat menginginkan memperkuat rig (perlatan) yang saya miliki. Sementara masih hanya mengandalkan satu buah kartu grafik Sapphire HD6850.

Pengen?